Kegiatan diawali dengan aksi bagi-bagi takjil kepada para pengendara dan pejalan kaki yang melintas di depan sekolah. Lebih dari 200 paket takjil dibagikan oleh siswa bersama para guru dengan penuh antusias. Senyum ramah para siswa menyambut setiap orang yang menerima takjil, menjadikan jalan di depan sekolah seolah dipenuhi oleh energi kebaikan yang sederhana namun menyentuh.
Setelah kegiatan berbagi selesai, suasana berubah menjadi khusyuk saat para siswa melaksanakan tadarus Al-Qur’an juz 30. Lantunan ayat suci menggema dari halaman sekolah, menenangkan hati siapa saja yang mendengarnya. Kegiatan tersebut ditutup dengan doa khotmil Qur’an yang dipimpin oleh Bapak Miftahul Arifin, menandai selesainya rangkaian tilawah dengan penuh rasa syukur.
Semangat spiritual kemudian dilanjutkan dengan kultum yang disampaikan oleh Naura dengan tema “Membangun Akhlak Mulia.” Dalam penyampaiannya, Naura mengingatkan bahwa Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga tentang berbuat baik kepada orang lain dan saling menghormati sesama.
Selanjutnya, Kepala SDN Gapura Barat I, Bapak Subaidi, dalam sambutannya menyampaikan harapannya agar kegiatan Pondok Ramadan tidak hanya menjadi rutinitas tahunan, tetapi benar-benar menanamkan nilai empati dan kepedulian pada diri siswa. Menurutnya, sekolah bukan hanya tempat belajar membaca dan berhitung, tetapi juga tempat menumbuhkan hati yang peka terhadap sesama.
Momentum paling haru terjadi ketika sekolah memberikan santunan kepada anak yatim dan siswa kurang mampu. Sebanyak 7 anak yatim dan 13 siswa kurang mampu menerima santunan yang diserahkan secara langsung di hadapan seluruh peserta kegiatan. Tepuk tangan dan doa mengiringi setiap penyerahan santunan, menghadirkan suasana yang menggetarkan hati.
Kegiatan Pondok Ramadan hari ketiga kemudian ditutup dengan buka puasa bersama, di mana para siswa, guru, dan seluruh keluarga besar sekolah duduk bersisian menikmati hidangan sederhana yang terasa begitu istimewa di bulan suci.
Hari itu, SDN Gapura Barat I tidak hanya mengajarkan pelajaran di dalam buku. Di halaman sekolah yang sederhana itu, para siswa belajar bahwa Ramadan adalah tentang berbagi, tentang kepedulian, dan tentang menyalakan cahaya kebaikan bagi orang lain.