Kegiatan dimulai dengan pelaksanaan shalat Dhuha berjamaah yang dipimpin oleh Bapak Anshori Fadly sebagai imam. Suasana khidmat terasa ketika para siswa melaksanakan ibadah dengan tertib di lingkungan sekolah.
Setelah shalat Dhuha, kegiatan dilanjutkan dengan tausiyah yang disampaikan oleh Kepala Sekolah, Bapak Subaidi. Dalam tausiyahnya, beliau mengajak para siswa untuk memanfaatkan bulan Ramadan sebagai momentum memperbanyak ibadah, memperbaiki akhlak, serta meningkatkan kedisiplinan dalam belajar.
Selanjutnya para siswa mengikuti tadarus Al-Qur’an yang dipandu oleh wali kelas masing-masing. Kegiatan ini bertujuan untuk melatih kemampuan membaca Al-Qur’an sekaligus menumbuhkan kecintaan siswa terhadap kitab suci Al-Qur’an.
Usai tadarus, siswa diberikan waktu istirahat sebelum melanjutkan rangkaian kegiatan berikutnya.
Pada sesi berikutnya, siswa juga berkesempatan menyampaikan kultum (kuliah tujuh menit. Arsyah menyampaikan kultum dengan tema “Memburu Malam Lailatul Qadar”, yang mengingatkan pentingnya memperbanyak ibadah pada sepuluh malam terakhir Ramadan. Sementara itu, Fathin membawakan tema “Sedekah di Bulan Ramadan” yang menekankan keutamaan berbagi kepada sesama di bulan penuh berkah.
Kegiatan hari pertama ditutup dengan penyampaian materi keagamaan berupa pembelajaran Baca Tulis Al-Qur’an (BTQ). Pada sesi ini siswa belajar menulis huruf hijaiyah dengan baik dan benar sebagai upaya meningkatkan kemampuan literasi Al-Qur’an.
Melalui kegiatan Pondok Ramadan ini, diharapkan para siswa tidak hanya memahami nilai-nilai keagamaan secara teori, tetapi juga mampu mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Pondok Ramadan di SDN Gapura Barat I akan terus berlanjut selama tiga hari ke depan dengan berbagai kegiatan yang mendidik dan membangun karakter religius siswa.